Cara Menggunakan Google Keyword Planner Gratis

  • 4 min read
  • Jun 14, 2021
Cara Menggunakan Google Keyword Planner Gratis

Jika kamu berniat menjadi blogger atau seorang content writer, pasti kelak kamu akan menemukan seberapa penting riset keyword. Pengetahuan mengenai cara menggunakan Google keyword planner, Ubbersuggest, Ahrefs dan tools riset kata kunci lainnya menjadi sangat penting bagimu.

Mungkin yang populer dan gratis dari semua tools tersebut adalah Google Keyword Planner. Namun walaupun gratisan, tool resmi dari Google ini menawarkan fitur yang lengkap dan sangat cukup untuk dipakai melakukan riset keyword demi keperluan SEO atau Google Ads.

Google Keyword Planner ini adalah tool riset keyword yang tidak berdiri sendiri, namun merupakan salah satu fasilitas yang disediakan di Google Ads. Jadi bisa dibilang alat bantu riset kata kunci ini adalah bagian dari Google Ads.

Pada dasarnya, keyword planner dibuat untuk membantu beriklan di Google Ads. Namun, tanpa beriklan pun kamu dapat menggunakannya untuk keperluan riset keyword SEO.

Karena merupakan bagian dari Google Ads, maka cara menggunakan Google Keyword Planner ini yang pertama adalah mendaftar atau membuat akun di Google Ads.

Biar lebih jelas, langsung saja simak cara menggunakan Google Keyword Planner yang lengkap di bawah ini:

Ada dua pilihan cara menggunakan Google Keyword Planner. Pertama, menggunakan Google Keyword Planner sekaligus Google AdWords. Kedua, hanya menggunakan Google Keyword Planner tanpa beriklan.

Kita akan membahas pilihan yang kedua, maka kamu dapat mengikuti cara mendaftar Google Keyword Planner seperti berikut.

Klik Buka Keyword Planner

cara menggunakan google keyword planner

Silahkan isi sesuai dengan bisnismu, lalu centang antara ya dan tidak untuk mendapat update-an dari Google Ads. selanjutnya klik kirim.

konfirmasi

Voila, kamu sudah berhasil mendaftar Google ads dan menggunakan Google Keyword Planner.

cara mendaftar google ads

Kamu harus mengakses Google Ads terlebih dahulu, lalu cara menggunakan Google Keyword Planner adalah dengan memilih menu Tools di pojok kanan atas, kemudian klik Keyword Planner.

Cara menggunakan google keyword planner

Setelah masuk ke dashboard Google Keyword Planner kamu akan ditawarkan dua pilihan, yaitu Discover New Keywords dan Get Search Volume and Forecast. Berikut cara pakai kedua pilihan fitur tersebut:

Ada dua cara menggunakan Google Keyword Planner untuk menemukan kata kunci, keduanya bisa dilakukan melalui fitur ini. Cara pertama adalah dengan memasukan keyword yang ingin dibidik.

riset keyword

Ambil contoh kamu akan mencari saran kata kunci terkait topik website, hosting dan domain. Masukan saja topik-topik tersebut sebagai keyword, Kamu juga bisa memasukan kata lain yang masih punya kaitan namun dengan catatan tidak lebih dari 10 kata kunci dalam satu kali riset. Setelah semua kata kunci dimasukan, klik Get Result.

keyword planner dashboard

Setelah itu, Keyword planner akan menyajikan untukmu data keyword sebagai berikut:

  • Average Monthly Search, yaitu informasi nilai rata-rata pencarian per bulan
  • Competition, yaitu level persaingan di dalam iklan untuk keyword tersebut
  • Top of page bid, yaitu harga terendah atau tertinggi yang diajukan pengiklan di suatu keyword
  • Broaden your search, yaitu saran keyword berdasarkan kata kunci yang dimasukkan

Cara kedua, mencari keyword dengan memasukkan alamat website. baik website milikmu atau kompetitor. Google Keyword Planner akan menganalisa kata kunci apa saja yang dipakai di website yang kamu masukan.

keyword research

Informasi-informasi yang ditampilkan oleh Google Keyword Planner sama seperti pada cara sebelumnya.

google keyword planner

Fungsi dari fitur Get Search Volume and Forecast adalah untuk mengetahui dua informasi, yaitu historical metrics dan forecast.

cara memakai fitur ini adalah dengan memasukkan keyword untuk diriset.

keyword planner

Kemudian, hasil yang akan kamu dapat akan seperti berikut.

keyword planner

informasinya sebagai berikut:

  • Clicks, merupakan data prediksi jumlah klik yang akan didapat
  • Impression, merupakan prediksi jumlah impresi yang akan didapat
  • Cost, merupakan informasi biaya untuk memasang iklan pada suatu keyword
  • CTR, prediksi click through rate (CTR) yang akan didapat
  • Average CPC, merupakan prediksi rata-rata biaya per klik
  • Average position, merupakan prediksi ranking iklan di hasil pencarian

Informasi selanjutnya yang ditampilkan adalah historical metric dengan informasi yang ditampilkan sebagai berikut

google keyword planner

Walau Google Keyword Planner hanya mempunyai dua fitur utama, yaitu Discover New Keywords dan Get Forecast and Search Volume. Namun, demi keperluan riset keyword kamu bisa memaksimalkan kedua fitur tersebut dengan beberapa cara berikut:

Ada fitur filter kata kunci di dalam Google Keyword Planner yang dapat membantu untuk menemukan keyword yang spesifik sesuai kebutuhanmu.

filter keyword

Salah satu cara menggunakan Google Keyword Planner adalah untuk ‘mencuri’ kata kunci dari website kompetitor. kamu dapat memasukan url kompetitor di fitur Discover New Keywords.

Misalnya niche website-mu adalah teknologi, kompetitor di niche tersebut adalah Jalan Tikus. Kamu dapat cari tahu kata kunci yang dipakai di Jalan Tikus dengan menggunakan Google Keyword Planner.

curi keyword

Biaya yang tertera di Top of page bid (high range tertinggi) bisa dijadikan acuan untuk menemukan kata kunci yang potensial.

Hal tersebut karena Data top of page bid (high range) ini merupakan data yang menunjukan biaya yang dikeluarkan oleh pengiklan untuk bisa menang di persaingan sebuah kata kunci.

Bisa diartikan semakin tinggi biaya yang ditunjukan di sana maka semakin tinggi pula potensi dari kata kunci tersebut. Sebab logikanya tidak mungkin pengiklan rela mengeluarkan uang cukup banyak hanya untuk kata kunci yang biasa saja.

cara menggunakan google keyword planner

Secara default, Google Keyword Planner akan memilih lokasi analisa berdasarkan negara yang didaftarkan pertama kali olehmu.

Namun, lokasi itu dapat kamu bisa mempersempitnya hingga tingkat kota. Kelebihan ini akan sangat membantumu untuk penargetan secara lokal. Cara menggunakan Google Keyword Planner untuk ristet lokal ini cukup mudah, tinggal klik menu Locations pada hasil riset di fitur keyword Discover New Keywords.

filter location

Contoh, jika kamu ingin memfokuskan riset keyword untuk lokasi DKI Jakarta. Silahkan kamu ubah locations dengan DKI Jakarta yang merupakan kota atau provinsi target audiens.

DKI Jakarta

Itulah cara menggunakan Google Keyword Planner untuk meriset keyword. Tool ini sangat powerful meskipun tidak ada biaya yang harus dikeluarkan ketika menggunakannya.

BACA JUGA:  Email Marketing: Pengertian, Keunggulan dan Kelemahannya - Email Marketing adalah
Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *