Dasar Hukum dan Perlindungan Hukum Pekerja Freelance

  • 3 min read
  • Jun 08, 2021
Dasar Hukum dan Perlindungan Hukum Pekerja Freelance

dasar hukum pekerja freelance

Hay guys. hmmm hari gini diem aja di rumah selama liburan semester bosen nggak sih. Pasti bosen banget ya. Terus kegiatan kalian ngapain  aja nih guys. yuk mungkin ada yang meluangkan waktu kalian buat liburan. Atau mungkin di antara kalian yang mencari kerja sistem part time nih guys. atau bisa dibilang juga dengan kerja paruh waktu. Bahkan anak milenial mungkin menyebutnya kerja freelance ya.

Ngomong-ngomong masalah freelance nih guys. di dunia anak IT pasti udah biasa banget ya kalian bekerja secara freelance yang bisa ngerjainnya dimana aja. Yang penting sih kalian punya laptop hlo ya. Ada yang suka ngerjain di coffee di rumah aja. Atau dimana aja deh.

Btw para freelance tuh di lindungi oleh negara nggak sih. Upzz ya pasti dong ya. Jangan dikira kalian udah cape-cape ngisi waktu luang kalian buat bekerja tapi nggak dilindungi oleh UU kan kasian ya wak.

Nggak beda dengan para serikat pekerja fulltime, dalam UU pun junga mengatur tentang para paruh waktu. Yups dalam RPP Pengupahan menjelaskan tentang Pekerja/Buruh adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima Upah atau imbalan dalam bentuk lain.

Sedangkan Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Di dalam pasal 14 RPPPengupahan terkait dengan revisi dari Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan beleid turunan dari UU No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja menjelaskan tentang upah para pekerja buruh maupun freelance yang bunyinya adalah

Upah ditetapkan berdasarkan:

a.satuan waktu; dan/atau

b.satuan hasil.”

Dengan begitu maka para pekerja freelance akan mendapatkan upah sesuai dengan wktu yang dia kerjakan. Yang artinya adalah Upah berdasarkan satuan waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14huruf a ditetapkan secara: a.per jam,  b.harian,  atau c.bulanan.

yang dalam cara pengitungan upahnya diatur dalam pasal 16 yang bunyinya adalah

  1. (1).Penetapan Upah per jamhanya dapat diperuntukkan bagi Pekerja/Buruh yang bekerja secara paruh waktu.

  2. (2)Upah per jam dibayarkan berdasarkan kesepakatan antara Pengusaha dan Pekerja/Buruh. (3)Kesepakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak boleh lebih rendah dari hasil perhitungan formula Upah per jam.

  3.  (4)Formula perhitungan Upah per jam sebagai berikut: ℎ  dibagi ℎ= 126

  4. (5)Angka penyebut dalam formula perhitungan Upah per jam dapat dilakukan peninjauan apabila terjadi perubahan median jam kerja Pekerja/Buruh paruh waktu secara signifikan.

  5. (6)Peninjauan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dilakukan dan ditetapkan hasilnya oleh Menteri dengan mempertimbangkan hasil kajian yang dilaksanakan oleh dewan pengupahan nasional

Penetapan Upah sebulan berdasarkan satuan hasil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14huruf b untuk pemenuhan pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan, ditetapkan berdasarkan Upah rata-rata 12 (dua belas) bulan terakhir yang diterima oleh Pekerja/Buruh.
oh iya ketika kalian bekerja melebihi waktu yang sesuai perjanjian kalian kalian juga berhak untuk menuntu upah lembur ya guys yang mana diatur dalam RPP Pengupahan pasal 39 yang bunyinya adalah Upah kerja lembur wajib dibayar oleh Pengusaha yang mempekerjakan Pekerja/Buruh melebihi waktu kerja,pada istirahat mingguan,atau pada hari libur resmi sebagai kompensasi kepada Pekerja/Buruh yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Oh iyya dalam UU ketika sebuah perusahaan dinyatakan pailit seorang para pekerja freelance maupun fulltime mempunyai hak wajib terkait upah gaji yang bunyinya adalah Perusahaan yang dinyatakan pailit atau dilikuidasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, Upah dan hak lainnya yang belum diterima oleh Pekerja/Buruh merupakan utang yang didahulukan pembayarannya.

Dan inget walaupun kalian pekerja freelance ketika pendapatan kalian diatas UMK wajib ya bayar pajak dan dalam UU menjelaskan bahwa pajak penghasilan ditanggung oleh para pekerja yang bunyinya adalah Upah untuk perhitungan pajak penghasilan yang dibayarkan untuk pajak penghasilan dihitung dari seluruh penghasilan yang diterimaolehPekerja/Buruh.

Ehmmm so dari perbincangan kali ini kita banyak belajar nih tentang seorang pekerja paruh maupun pekerja biasa. Bahwa pada hakikatnya dalam UU semua para pekerja itu dilindungi oleh negara. Dan memperoleh hak yang sama. Jadi kalian yang ingin bekerja ketika kalian tidak mempoleh hak kalian sabagai pekerja kalian bisa untuk menuntut sebuah perusahaan yang sedang kalian tempati.

Dan apabila kalian kebingungan untuk memperjuangkan hak-hak kalian. Kalian bisa datang ke dinsos-dinsos yang ada di sekitarmu untuk mengeluhkan hak-hak kalian. But kalian juga harus mematuhi peraturan perusahaan kalian yang tidak menyimpang ya guys bukan asal sedikit-sedikit demo perusahaan. Kan perusahaan pun juga dilindungi oleh UU.

So thankyou for your reading. Enjoy your activity. Stay safety and see u soon guy.

 

Ditulis Oleh : Desi Nurana S.H.

 

 

BACA JUGA:  Kenapa Ketika Ambulance Lewat Semua Pengendara Harus Minggir?
Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *