Kenapa Ketika Ambulance Lewat Semua Pengendara Harus Minggir?

  • 3 min read
  • Mei 24, 2021

Hey teman-teman apa kabar kalian? Masih dalam keadaan sehat dan terjaga kan sampai saat ini. Oh ya ak kali ini ak mau bahas ambulans nih. Opzzz jangan pada panik dulu nih, tenang-tenang gak ada yang kecelakaan atau pasien gawat darurat kok. Aku cuman mau bahas aja kenapa sih tiap ada mobil ambulans lewat semua orang yang sedang mengendarai kendaraan di jalan raya tanpa terkecuali harus mingggir semua? Iya kan temen-temen pasti diantara kalian juga sering lihat yakan. 

Sedikit cerita juga nih temen-temen dari aku. Jadi beberapa hari yang lalu libur panjang tiba aku sedang jalan-jalan dong di sekitaran kota jogja. Eitss tunggu dulu aku nggak berkeliaran di kerumunan orang atau di tempat wisata kok temen-temen tenang aku hanya menyusuri sepanjang jalan di kota jogja dengan berkendara motor. Eh akan tetapi sungguh disayangkan disepanjang indahnya kota jogja ini banyak sekali keriringian wira wiri mobil ambulans di sepanjang jalan yang membawa pasien covid. Sungguh keadaan yang sangat tidak kita inginkan , bukan begitu guys. 

Usut punya usut jadi ketika aku melihat banyaknya mobil ambulans d jalanan itu tuh aku sungguh kesal dengan salah satu pengendara mobil yang sangat egois.  Karena ketika mobil ambulans lewat yang membawa pasien darurat dengan bunyi sirine nya yang begitu membuat badan gemeteran dia tidak mau mengalah alias nggak mau minggir lho.  Padahal jelas-jelas semua pengendara yang lain berjejeran untuk mempersilahkan si ambulas tersebut lewat terlebih dahulu. 

Btw any way busway kenapa pernah terbesit nggak sih di antara kalian kenapa sih semua orang harus minggir ketika ambulas lewat? Atau  mungkin di antara temen-temen ada yang mikir kenapa sih ambulans punya akses jalur sendiri di jalanan? Yaudah yuk mari kita bahas tentang ambulas gengs.

Ambulans (menurut sumber wikepedia) adalah kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Istilah “Ambulans” digunakan untuk menerangkan kendaraan yang digunakan untuk membawa peralatan medis kepada pasien di luar rumah sakit atau memindahkan pasien ke rumah sakit lain untuk perawatan lebih lanjut. Secara eksterior, kendaraan ini dilengkapi dengan sirene dan lampu rotator darurat (biasanya berwarna merah atau merah biru) agar dapat menembus kemacetan lalu lintas.

UU LLAJ No.22 Tahun 2009 Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (Sirene) adalah perangkat elektronik yang menggunakan Isyarat  lampu yang dapat dilengkapi dengan isyarat bunyi untuk mengatur Lalu Lintas orang dan/ atau kendaraan di persimpangan atau pada ruas Jalan.  

Nah kenapa ketika bunyi sirene ambulans terdengar dan kendaraan ambulas harus didahulukan ketika di berada di jalan raya? menurut UU LLAJ No.22 Tahun 2009 telah diatur dalam Pasal 134 Paragraf 1 Pengguna Jalan Yang Memperoleh Hak Utama yang berbunyi:

Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk di dahulukan sesuai dengan urutan berikut:

  1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
  2. Ambulans yang mengangkat orang sakit;
  3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan Lalu Lintas;
  4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
  5. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
  6. Iring-iringan pengantar jenazah; dan
  7. Konvoi dan/ atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

Dengan begitu jelas dijelaskan dalam huruf b bahwa ambulans tergolong kendaraan yang termasuk memperoleh hak utama atau memperoleh akses untuk diutamakan di jalan raya dalam keadaan darurat sehingga para pengemudi pribadi harus mengalah ketika ambulans lewat nih. Lagipula Ambulans sangat patut diprioritaskan karena menyangkut dengan keselamatan nyawa pasien di dalamnya lho.

Gak sampai situ aja nih dalam Pasal 135  UU LLAJ No.22 Tahun 2009 juga di jelaskan bahwa ambulans juga memperoleh akses pengawalan khusus dari kepolisian hlo. Nah begini bunyi pasal 135 tersebut:

  1. Kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud dalam pasal 134 harus dikawal oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/ atau menggunakan isyarat lampu merah atau biru dan bunyi sirene.
  2. Petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan pengamanan jika mengetahui adanya Pengguna Jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
  3. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas dan Rambu Lalu Lintas tidak berlaku bagi kendaraan yang mendapatkan hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134.

Nah hal ini tentu jelas bahwa kenapa ambulans termasuk kendaraan yang memperoleh akses untuk dikawal Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah karena juga berfungsi agar para pengemudi-pengemudi yang egois-egois yang nggak mau minggir tuh jadi takut ditegur polisi dan berfikir ulang untuk tidak mengalah ketika ambulans lewat.

Yups sampai sini dulu teman-teman sedikit pencerahan aku tentang ambulans. Semoga bisa menjadi selingan teman-teman dalam beraktifitas yang gengs. Stay Safety guys. 

Ditulis Oleh : Desi Nurana S.H.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *