Mengenal Apa Itu Sitemap, Pengertian, Fungsi dan Jenisnya – Sitemap adalah

  • 4 min read
  • Okt 02, 2021

Pernahkah kamu menanyakan, bagaimana cara kerja Google untuk bisa menemukan situs milikmu? Jika kamu sudah tahu jawaban pertanyaan ini, maka kamu juga akan tahu bahwa sitemap adalah sesuatu yang penting dalam kegiatan bloging. Apa itu sitemap?

Google memeiliki bot yang disebut crawler untuk membantu menemukan situs yang cocok ditampilkan dalam hasil pencarian. Crawler akan menjelajahi dari satu tautan ke tautan lainnya, yang bisa bersifat internal (bergerak di dalam satu situs web) atau eksternal (pergi ke situs lain).

Nah, jadi penting untuk “memandu” si crawler agar terus berada di situsmu. Di sinilah peran dari sitemap. Pada tahun 2005, Google merancang protokol yang memudahkan para blogger menyusun perjalanan si crawler di situs mereka, protokol tersebut dikenal sebagai “XML Sitemap”.

Jika kamu masih bingung, silakan disimak penjelasan kami tentang apa itu sitemap, fungsinya dan bagaimana bentuknya di tulisan kali ini.

Apa Itu Sitemap?

sitemap adalah

Sitemap adalah suatu file yang berisi daftar semua halaman penting dari suatu situs website. File ini tidak akan bisa dilihat oleh manusia melainkan hanya dimengerti oleh bot saja. Sitemap akan membantu crawler menemukan semua halaman di satu tempat, mereka jadi tak perlu mencari-cari melalui link internal.

Sebelum bicara banyak soal sitemap ada baiknya kamu tahu seperti apa bentuknya file “XML Sitemap”

<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>

<urlset xmlns=”http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9″>

<url>

<loc>https://www.pinterinternet.com/</loc>

<lastmod>2021-09-01</lastmod>

<changefreq>daily</changefreq>

<priority>0.8</priority>

</url>

</urlset>

Penjelasan dari tag yang ada di XML sitemap adalah sebagai berikut:

  • <Urlset> : Standar protokol untuk identifikasi sitemap, tag ini harus ada di awal dan akhir sitemap.
  • <Url> : Tag induk untuk entri URL dari website milikmu.
  • <Loc> : Tag untuk URL halaman site-mu.
  • <Lastmod> : Tag ini diisi oleh informasi kapan tanggal terakhir file diubah.
  • <Changefreq> : Tag ini berisi frekuensi file akan berubah. Dapat kamu setel ke jam, hari, mingguan, bulanan, tahunan, atau tidak pernah.
  • <Priority> : Tag ini menunjukkan tingkat prioritas URL. Range levelnya dapat diatur berkisar 0,0 hingga 1,0.

Fungsi Sitemap

Sitemap adalah aspek penting dalam mendukung SEO. Crawler yang tadi kita bicarakan menemukan halaman melalui tautan internal. Ada kemungkinan besar halaman penting  yang ada di site milikmu  ditinggalkan selama proses crawling jika tautan internal tidak tepat.

Tentu saja kamu tidak menginginkan hal tersebut, kamu menginginkan setiap halaman tersebut terindeks. Maka karena itu sitemap adalah sesuatu yang sangat disarankan untukmu karena bisa memberitahu si crawler semua URL situs web yang harus dia rayapi.

Kurang lebih fungsi dari sitemap adalah sebagai berikut:

  • Karena terdiri dari daftar semua halaman penting di situsmu, maka sitemap membuat crawler alias Google bot pasti akan menemukan dan menjelajahi semuanya.
  • Peta situs menyertakan ‘metadata’ atau menyampaikan konteks informasi antar setiap halaman. Data ini memberi tahu bot bagaimana susunan halaman dan keterkaitannya satu sama lain, kapan terakhir diperbarui, dan lain sebagainya.
  • Membantu crawler untuk menemukan dan mengindeks semua halaman secara efisien dan membuat website lebih cepat terindeks.
  • Menyusun prioritas halaman mana yang harus diindeks terlebih dahulu.
  • Membantu mendeteksi ketika ada masalah indeks pada halaman atau artikel
  • Meningkatkan visibilitas sebuah website

Jenis-jenis Sitemap

Secara umum, sitemap dapat dibagi menjadi empat jenis utama:

  • Normal XML Sitemap adalah jenis yang paling umum digunakan. Bentuknya sitemap XML yang tertaut ke berbagai halaman di situs web.
  • Video Sitemap adalah sitemap yang digunakan secara khusus untuk membantu Google memahami konten video di halaman website.
  • News Sitemap adalah jenis sitemap yang membantu Google menemukan konten untuk disetujui sebagai Google News.
  • Image Sitemap adalah jenis sitemap yang membantu Google untuk menemukan semua gambar yang dihosting di sebuah situs.

Cara Membuat Sitemap

Langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membuat sitemap adalah sebagai berikut:

1. Cek struktur halamanmu

Perhatikan konten-konten dan strukturnya yang ada di website milikmu.  Semuanya dimulai dari halaman depan, lalu pikirkan setelah dari halaman depan ini kemana halaman akan terhubung. Mungkin kamu sudah bisa menerkanya dari opsi menu di situsmu.

Namun ketika berbicara SEO, tidak semua halaman dibuat sama. Kamu harus mempertimbangkan jangkauan antar halaman di dalam situs web milikmu. Ketahuilah bahwa laman yang jauh dari beranda akan lebih sulit untuk diindeks.

Menurut Search Engine Journal, kamu harus membuat sitemap yang memiliki menjangkau secara dangkal, artinya usahakan hanya dengan tiga klik bisa menavigasi ke halaman mana pun di situs web milikmu. Hal itu akan sangat membantu dalam SEO.

Jadi, kamu perlu membuat hierarki halaman sesuai dengan tingkat penting atau tidaknya halaman dan bagaimana bagaimana kamu ingin halamn-halaman tersebut diindeks. Buatlah prioritas konten ke dalam tingkatan dengan hierarki yang logis.

2. Tentukan kode URL

Jika kamu telah menjelajahi dan mengidentifikasi prioritas setiap halaman dan menemukan struktur yang cocok untuk situsmu, maka saatnya kamu untuk membuat kode URL.

Caranya dengan membuatnya dalam format tag XML, seperti contoh di atas. Jika kamu tidak familiar dengan XML mungkin kamu dapat memanfaatkan tools bantuan yang ada.

3. Validasi kode

Hindari human error saat kamu membuat kode secara manual. Maka penting untuk melakukan pengecekan pada kode-kode yang kamu buat. Tenang saja, banyak alat bantu yang dapat kamu gunakan untuk memvalidasi kode dan memastikan sintaks sudah benar.

4. Tambahkan sitemap ke root dan robots.txt

Cari folder root di situs web milikmu dan tambahkan file sitemap ke folder tersebut. Penambahan ini sebenarnya juga akan menambah halaman di situs milikmu. Namun hal tersebut bukan masalah. Faktanya, banyak situs web lain juga memilikinya. Jika tidak percaya silakan cek dengan mengetik alamat suatu situs web dan tambahkan “/ sitemap /” ke URL tersebut dan lihat apa yang muncul.

Cara tersebut juga dapat kamu manfaatkan untuk mempelajari sitemap dari situs kompetitor. Lihat struktur dan hierarki logis dari situs yang kamu lihat. Bahkan kamu juga bisa milihat kode di situs web orang lain, caranya tinggal menambahkan “/sitemap.xml” ke URL.

Nah itulah penjalasan kami tentang apa itu sitemap, fungsinya dan  jenis-jenisnya. Intinya, sitemap adalah file berisi daftar halam-halaman penting yang ada di website-mu untuk memberitahukan crawling agar tidak melewatkannya saat mengindeks.

Jika kamu baru membuat website, mungkin cobalah melihat panduan daftar website di Google Search Console. Informasi di sana akan berguna untukmu, terutama dalam hal SEO. Semoga tulisan ini bermanfaat.

 

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *