Saturday, December 4, 2021
HomeBloggingWhite Paper Crypto: Pengertian, Fungsi dan Cara membuatnya

White Paper Crypto: Pengertian, Fungsi dan Cara membuatnya

Cryptocurrency makin populer dan kamu mungkin sudah mendengar tentang ICO. Initial Coin Offering (ICO) adalah suatu sarana pengumpulan dana melalui penawaran mata uang crypto baru atau layanan cryptocurrency baru.

Agar meningkatkan kemungkinan suksesnya, suatu projek ICO di market membutuhkan white paper, sedikit berbeda dengan white paper di industri lain, white paper crypto mempunyai karakteristiknya sendiri.

Bingung? Silahkan simak penjelasan Pinterinternet mengenai white paper crypto secara lengkap, dimulai dari definisi, fungsi hingga cara membuatnya.

Apa Itu White Paper Crypto?

apa itu white paper crypto

Secara umum, seperti yang dijabarkan di kamus Cambridge, arti dari white paper adalah “a government report on a particular subject giving information and details of future planned laws”

Sebenarnya tidak jauh berbeda namun secara spesifik maksud dari white paper crypto adalah suatu dokumen yang diterbitkan untuk menjelaskan latar belakang dari suatu proyek ICO yang berisi penjelasan tentang proyek tersebut secara teknis, seperti alur transaksi, produk, potensi, dan segala detail lainnya untuk dibaca oleh calon investor sebagai bahan pertimbangan mereka dalam berinvestasi.

Biasanya white paper akan menjelaskan 3 poin penting, yaitu:

  1. Masalah apa yang akan diselesaikan
  2. Bagaimana bisnis yang dijalankan bisa jadi solusi dari masalah tersebut
  3. Bagaimana potensi perkembangan bisnis di masa depan

Fungsi  White Paper Crypto

investor

Dokumen white paper ini dapat berbeda fungsinya tergantung dari perspektif mana kita melihatnya, Perusahaan dari proyek ICO atau investor.

Fungsi dari Sisi Perusahaan

Perusahaan dapat meggunakan white paper untuk sarana promosi atau meng-highlight fitur-fitur seperti solusi, produk atau service yang sedang dan akan ditawarkan.

Jika dibuat dengan benar, dokumen ini dapat menjadi nilai tambah di mata calon investor, sehingga mereka tertarik mengeluarkan uangnya untuk berinvestasi di perusahaan tersebut.

Sebagai sebuah perusahaan kripto, usahakanlah memasukan detail-detail yang menjadi kelebihan dari perusahaan. Seperti produk atau layanan terkini, jenis teknologi yang digunakan dan metodologi apa yang diterapkan.

Informasi tersebut harus disampaikan dalam bentuk tulisan teknis, karena White paper ini sejatinya bukanlah material promosi, seperti brosur, poster dan lainnya.

Namun, dengan menyajikan bukti-bukti secara persuasif dan faktual, akan memberikan citra positif pada suatu produk dari perusahaan tersebut, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan para investor.

Fungsi di Sisi Investor

Sungguh normal jika seseorang akan berhati-hati dalam mengeluarkan uangnya. Apalagi dalam hal investasi, para investor akan mempertimbangkan banyak hal agar uang yang dia keluarkan tidak sia-sia.

White paper dapat menjadi sebuah acuan yang digunakan investor untuk memutuskan tindakan mereka. Informasi yang ada di dalam dokumen tersebut sangat membantu mereka untuk menimbang apakah suatu perusahaan memiliki potensi dan kapabilitas untuk dipercayakan sejumlah uang.

Para investor dapat mempelajari seberapa baik teknologi dan metodologi yang digunakan perusahaan, value dan misi perusahaan serta detail lainnya yang dapat jadi bahan pertimbangan mereka dalam berinvestasi.

Bagaimana Cara Menulis White Paper

white paper bitcoin
White Paper Bitcoin

Seperti yang sudah dibahas, white paper sering kali ditulis sebagai dokumen penjualan dan pemasaran untuk mempengaruhi calon pelanggan agar mempelajari lebih lanjut atau bahkan membeli produk, layanan, teknologi, atau metodologi tertentu.

Saat proses menulis white paper, gunakan persepsi bahwa dokumen tersebut harus bisa digunakan sebagai alat pemasaran sebelum penjualan terjadi, bukan sebagai panduan pengguna atau buku manual yang dibuat untuk memberikan petunjuk penggunaan produk setelah produk tersebut dibeli.

Banyak white paper dirancang untuk tujuan pemasaran bisnis-to-bisnis (B2B), seperti antara produsen dan grosir, atau antara grosir dan pengecer.

Untuk dipakai dalam bisnis B2B, ada 3 jenis white paper yang biasa digunakan untuk tujuan yang berbeda, yaitu:

  1. Backgrounders, Jenis ini berfungsi menjelaskan fitur suatu produk secara teknis.
  2. Numbered list, meng-highlight tips dan poin-poin penting terkait produk yang ditawarkan.
  3. Problem/Solve, penawaran produk sebagai solusi dari permasalahan suatu bisnis.

Namun, perlu ditekankan, white paper ini berbeda dari materi pemasaran lainnya, seperti brosur. Jika brosur dan media marketing lain sengaja dibuat mencolok dan berisi promosi penjualan yang eksplisit.

White paper dimaksudkan untuk memberikan bukti persuasif dan faktual, untuk menunjukan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan adalah sebuah metode untuk memecahkan masalah-masalah calon customer.

Secara umum, White paper crypto biasanya memiliki panjang minimal 2.500 kata dan ditulis dengan gaya bahasa yang lebih akademis dan teknis.

Tips Menulis White Paper Crypto

menulis

Tulis Informasi tentang Project

Jangan segan menjelaskan project-mu secra tuntas pada white paper crypto, gunakan sebanyak apa pun halaman yang kamu perlukan.

Sangat penting menjelaskan 3 poin penting yang disinggung di atas, yaitu masalah apa yang ingin diselesaikan oleh project yang kamu buat, bagaimana project-mu menyelesaikannya dan yakinkan bahwa project-mu memang potensial.

Update status project, tuliskan deskripsi dari keadaan project kamu sekarang, seperti data prototipe, strategi pengembangan, pengguna pertama, dan tujuan secara umum.

Sudah lazim jika investor butuh informasi yang dapat membuat mereka percaya pada tempat mereka menginvestasikan uang. Ekosistem dan basis pengguna yang kuat akan meningkatkan kemungkinan token akan bertahan di market.

Pastikan informasi tentang alasan project-mu membutuhkan token tersendiri, cara token tersebut didistribusikan, apakah distribusi token terbatas, kapan penjualan token dimulai, dan sebagainya tersampaikan dengan baik dalam White Paper Crypto.

Singkatnya, yakinkan investor dengan informasi-informasi tentang project-mu dan bagaimana project-mu akan dikembangkan.

Tulis Informasi Tim

Hal lain yang dapat meyakinkan investor adalah kepada siapa mereka menyimpan uangnya. Jadi beri tahu investor lewat white paper crypto yang kamu buat bahwa tim yang meng-handle project adalah orang-orang yang kompeten.

Sematkan foto dan biografi singkat dari tiap orang di dalam tim. Mengetahui informasi tersebut merupakan keuntungan di mata investor, apalagi jika tim-mu memiliki nama-nama besar di bidangnya.

Sampaikan juga bagaimana eksistensi setiap orang di dalam tim sangat penting bagi project, dan alasan kenapa harus ada orang-orang ini di dalam tim.

Namun hindari juga menulis terlalu banyak nama, kurasi beberapa nama yang tidak akan membuat dampak signifikan terhadap kesan calon investor ke project-mu.

Referensi White Paper Crypto yang Sukses

Jika kamu membutuhkan referensi untuk dijadikan contoh bagaimana white paper crypto yang efektif untuk menarik minat investor, kamu dapat melihat 3 white paper yang mencatat kesuksesan yang gemilang berikut ini:

  1. Ethereum; US$ 15.5 juta terkumpul
  2. Quoine; US$105 juta terkumpul
  3. DigixDAO; US$ 5.5 juta terkumpul

Epilog

Demikianlah informasi atau penjelasan tentang apa itu white paper crypto, fungsinya dan cara membuatnya. Bisa diketahui dokumen ini sangat penting untuk media promosi jika kamu adalah pemilik project ICO dan penting untuk bahan pertimbangan ketika hendak berinvestasi jika kamu adalah investor.

Semoga informasi ini membantu, jika kamu ingin lebih banyak tahu tentang cryptocurrency silahkan cek tulisan kami yang lain disini.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments