Saturday, December 4, 2021
HomeBloggingMengenal Ekstensi Domain, Fungsi dan Jenisnya - Ekstensi Domain adalah

Mengenal Ekstensi Domain, Fungsi dan Jenisnya – Ekstensi Domain adalah

Ekstensi domain adalah bagian penting dari alamat hosting. Namun, apakah kamu sudah tahu tentang elemen penting ini?

Sebelum membahas lebih jauh tentang ekstensi domain, agar kamu faham konteksnya kamu harus paham dulu tentang cara menentukan nama domain. Sederhananya, nama domain adalah nama yang menunjukkan alamat suatu website. Selain domain, mungkin kamu pernah mendengar hosting, nah web hosting adalah tempat menyimpan data-data yang akan kamu tampilkan di website.

Jika di analogikan, hosting merupakan sebuah bangunan atau gudang penyimpanan konten. Sedangkan nama domain adalah alamat yang menunjukkan letak atau posisi bangunan tersebut.

Domain sendiri terdiri dari nama unik yang merupakan merek atau brand dari website-mu dan diikuti oleh akhiran berupa ekstensi domain seperti .com, .co.id, .id, .org dan lain sebagainya. Contoh:

Pinterinternet.com

  • Pinterninter = nama domain
  • .com = ekstensi domain

Nah ekstensi domain adalah bagian yang cukup penting karena dapat merepresentasikan identitas website-mu. Berbagai macam ekstensi domain pun hadir dengan fungsinya masing-masing. Agar lebih jelas, silahkan simak pembahasan tentang ekstensi domain secara lengkap di bawah ini

Ekstensi Domain Adalah

ekstensi domain adalah

Ekstensi domain adalah akhiran dari nama domain. Saat ini sangat banyak macam Ekstensi domain dan setiap macamnya memiliki makna dan fungsi masing-masing.

Sebut saja .com, ekstensi domain com awalnya digunakan oleh jenis organisasi yang bersifat komersial. Com sendiri merupakan kependekan dari kata ‘commercial’. Walaupun sekarang penggunaanya sudah bergeser dan makin meluas ke banyak jenis website.

Ada juga yang dapat menginisialisasi nama negara. Seperti .id yang merupakan ekstensi domain Indonesia, lalu ekstensi domain untuk negara amerika adalah .us, Jepang .jp, china .cn dan lainnya.

Ekstensi yang umum digunakan disebut dengan Top Level Domain. TLD ini dibagi ke beberapa jenis berdasarkan karakteristiknya.

Jenis-Jenis TLD

jenis-jenis ekstensi domain

Top Level Domain atau TLD adalah sebutan lain untuk ekstensi domain yang sering digunakan. TLD digolongkan ke beberapa kategori berdasarkan sifatnya, silahkan simak berikut jenis-jenis dari TLD.

Generic Top-Level Domain (gTLD)

Jenis gTLD ini merupakan TLD yang sifatnya umum dan dapat digunakan siapa saja.

Beberapa ekstensi terkenal yang termasuk gTLD adalah

  • .com (Commercial): Awalnya dipakai untuk web komersial, namun sudah meluas untuk berbagai jenis web.
  • .net (Network): awalnya dipakai untuk infrastruktur jaringan namun meluas.
  • .org (Organization): digunakan untuk keperluan organisasi

Selain yang terkenal dan sangat familiar di atas, ada juga beberapa yang masih sedikit penggunanya, seperti :

  • .xyz
  • .biz
  • .info

Lalu masih termasuk ke golongan gTLD, ekstensi-ekstensi yang mewakili nama bisnis atau perusahaan tertentu, seperti:

  • .google
  • .android
  • .amazon
  • .nba

Sponsored Top-Level Domain (gTLD)

Jenis ini adalah TLD yang mempunyai sponsor untuk mewakili satu komunitas tertentu. Ekstensi-ektensi yang asuk ke jenis ini adalah

  • .coop : mewakili asosiasi korporat
  • .edu : mewakili web pendidikan
  • .gov : mewakili web pemerintahan
  • .mil : mewakili web militer
  • .museum : mewakili website museum
  • .tel : mewakili industri telekomunikasi
  • .travel : mewakili bisnis travel
  • .aero : mewakili perusahaan penerbangan
  • .asia : mewakili domain di asia
  • .int : mewakili web berbasis internasional
  • .jobs : mewakili web lowongan pekerjaan

Country Code Top-Level Domain (ccTLD)

ccTLD merupakan TLD bisa dibilang adalah ekstensi domain negara. Ekstensi jenis ini seperti kode yang mewakili negara tertentu, berikut contoh ekstensi domain dari jeni ini

  • .id : ekstensi domain di Indonesia
  • .sg : ekstensi domain di Singapura
  • .us : ekstensi domain di Amerika Serikat
  • .my : ekstensi domain di Malaysia
  • .au : ekstensi domain di Australia
  • .de : ekstensi domain di Jerman

New Generic Top-Level Domain (NgTLD)

NgTLD merupakan jenis TLD yang tergolong baru dan sifatnya general. Beberapa yang masuk ke NgTLD adalah

  • .tech : digunakan untuk keperluan website tentang teknologi dan ilmu pengetahuan
  • .site : digunakan untuk profesional atau personal website
  • .space : digunakan untuk desainer, startup, fotografer, industri kreatif, freelancer ataupun blogger
  • .store : digunakan untuk toko online atau website retail
  • .online : digunakan untuk profil perusahaan, personal dan blog

Top-Level Domain Indonesia

Selain TLD yang berlaku secara global, ternyata ada TLD yang hanya beredar di tanah air. Top Level Domain Indonesia ini hadir karena PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) yang mengelola semua ekstensi domain .id menerbitkan ekstensi-ekstensi khusus yang mewakili entitas tertentu di Indonesia.

Penggunaan ekstensi domain yang dikelola PANDI pun tidak sembarangan. Ada persyaratan khusus seperti KTP, surat ijin usaha dan lainnya. Adapun ekstensi yang masuk ke TLD Indonesia yaitu:

  • .ac.id : digunakan pada website di lingkungan akademik/perguruan tinggi
  • .co.id : digunakan pada website komersial
  • .or.id : digunakan pada website organisasi
  • .sch.id : digunakan pada website sekolah
  • .go.id : digunakan pada website instansi pemerintah

Tips Memilih Nama Domain

Apa saja yang harus diperhatikan ketika memilih nama domain untuk website? Kurang lebih beberapa hal ini dapat membantumu dalam menentukan nama domain.

1. Pikirkan Keperluan Branding

Nama domain adalah elemen penting dari brand atau identitas website. Maka, pastikan nama dan ekstensi yang kamu pilih efektif untuk menunjang brand awareness terhadap website-mu.

Pilihlah nama yang tidak terlalu panjang dan mudah diingat. Jika bisa, cari nama yang sekiranya dapat meninggalkan kesan di benak pengunjung website.

Selain itu, pastikan juga nama domain yang kamu pakai sudah sesuai dengan niche dari website-mu. Hal ini akan memperkuat identitas dari website.

2. Jangan Meniru

Cek dulu apakah nama yang hendak kamu gunakan sudah pernah digunakan orang lain atau belum. Jika tidak hati-hati, bisa-bisa kamu dapat dituduh sebagai peniru dan mengurangi kepercayaan orang pada website-mu. Kamu dapat menggunakan tools untuk cek nama domain, seperti Whois.

3. Perhatikan Ekstensi Domain

Kita sudah membahas bahwa ekstensi domain adalah bagian penting dalam pembuatan website. Hati-hati agar tidak memilih ekstensi yang dikhususkan untuk entitas tertentu yang bukan merupakan entitas dari website-mu. Seperti ac.id, jika kamu bukan sedang membangun website perguruan tinggi sebaiknya kamu hindari penggunaan ekstensi ini.

4. Perhatikan Harga Domain dan Perpanjangannya

Sebelum mulai memilih domain, pastikan dulu harga sewaktu order dan biaya perpanjangan sudh masuk ke budget yang kamu siapkan. Setiap layanan pembuat web mempunyai metode berbeda contohnya di Wix yang menyediakan harga paketan hosting dan domain.

Sekarang kamu sudah tahu nama dan ekstensi domain adalah elemen yang cukup penting dalam pembuatan website. Jadi sudah dapat dipastikan kamu tidak akan salah pilih dalam menetukan alamat hosting untuk website terbarumu. Semoga tulisan ini membantumu dalam membuat website terbaik yang sesuai dengan keinginanmu.

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments