Wix vs WordPress, Perbedaan Dua Platform Membuat Website Populer

  • 4 min read
  • Jun 22, 2021
Wix vs Wordpress, Perbedaan Dua Platform Membuat Website Populer

Wix dan WordPress kedua tools ini sama-sama berfungsi untuk membuat sebuah website. Namun kamu harus tahu keduanya tidaklah sama, Wix adalah website builder dan WordPress adalah CMS (Content Management System).

Selain jenisnya, kedua alat ini juga punya perbedaan dari segi fitur, cara mengoperasikan, sifatnya dan juga harga. Agar semakin jelas, silahkan langsung saja simak pembahasan kami mengenai Wix vs WordPress berikut ini.

Disclaimer: WordPress di sini adalah WordPress.org bukan WordPress.com.

Website Builders vs CMS

CMS seperti WordPress cenderung lebih sulit dipelajari namun jika sudah memahami cara kerjanya, CMS sangat fleksibel untuk masalah kustomisasi.

Pada dasarnya, WordPress adalah open-source, sehingga semua orang dapat menggunakannya secara gratis, kecuali hosting, tema dan plugins yang bisa saja berbayar.

Di sisi lain, Wix sebagai sebuah website builder sangat mudah dipahami. Namun jika dibanding CMS seperti WordPress, Wix tidak terlalu fleksibel.

Layanan mereka juga sudah termasuk hosting, memang memudahkan namun hal ini juga membuatmu tidak dapat memindahkan web milikmu dari Wix ke web host yang baru.

Wix vs WordPress

Jadi untuk keleluasaan mengotak-atik fitur dan mengembangkan Website, WordPress bisa dibilang menang namun Wix punya nilai tambah dari segi kemudahan mengoperasikannya.

Contoh lain dari Website Builder ini adalah Weebly. Sedangkan untuk CMS, contoh lainnya adalah Blogger.

Namun perlu diingat pembahasan soal Wix vs WordPress bukan sebuah perdebatan yang perlu ada pemenangnya. Bagus dan tidaknya sebuah platform sangat relatif. Semuanya kembali lagi kepada kebutuhanmu.

Editor Wix vs WordPress

Salah satu yang terlihat begitu kontras antara Wix vs WordPress adalah editor-nya.

Sepeti yang sudah kami jelaskan di artikel cara membuat web dengan Wix, editor yang dimiliki platform satu ini menggunakan sistem drag-and-drop. Jadi, cara mengoperasikannya pun sangat mudah layaknya Powerpoint atau Keynote. Kamu tinggal menggeser-geser elemen dengan mouse-mu.

Nyaris semua bagian dari Wix bisa diedit secara langsung dengan sistem drag-and-drop. Jadi tampilan saat kamu mengedit dan tampilan ketika website dipublish akan sama secara identik.

Editor Wix

Di sisi lain, WordPress baru-baru ini meluncurkan kembali editor mereka sebagai editor berbasis blok yang dikenal sebagai Gutenberg.

Editor anyar ini terpisah dari preview halaman (page). Alhasil, jika kamu ingin melihat bagaimana tampilan tulisanmu saat dipublish di web, kamu harus klik pratinjau dan melihat bagaimana bentuk tampilan web milikmu di tab baru. Jadi sambil mengedit kamu harus bulak-balik di dua tab agar bisa melihat hasil editanmu.

tampilan editor wordpress

Secara keseluruhan, untuk urusan kemudahan interface di bagian editor, Wix vs WordPress dimenangkan oleh Wix. Namun, WordPress menawarkan lebih banyak opsi untuk dilakukan dan rasanya biasa jika semakin banyak hal yang bisa dilakukan, maka akan semakin ribet pemakaiannya.

Open vs Closed

WordPress adalah open source CMS, di mana semua orang dapat berkontribusi untuknya. Ini merupakan kelebihan sekaligus kekurangan.

Kelebihannya adalah banyaknya plugins dan tema yang dibuat oleh komunitas open-source ini. Bahkan terhitung tema yang ada untuk wordpress lebih banyak dari yang dimiliki oleh website builder.

Tapi dengan banyaknya pilihan seperti ini, maka WordPress  bisa jadi sangat membingungkan. Kamu harus baca review dari plugins atau meminta rekomendasi teman untuk memilih satu yang terbaik dari ribuan pilihan yang ada.

Ditambah dengan bebasnya orang menyimpan apa pun yang mereka buat tanpa adanya quality control, maka tidak jarang tema dan plugins di wordpress tidak bekerja dengan baik, atau backend yang ruwet. Tak jarang juga ditemukan komentar atau review yang mengeluhkan plugins tidak kompatibel.

review not kompatibel

Wix berbeda, mereka mempunyai App Market yang berisi lebih sedikit koleksi daripada WordPress namun terkurasi dengan baik. Jadi kamu tidak akan menemukan App yang tidak kompatibel.

Begitu juga dengan tema, Wix mempunyai sekitar 500 tema keren dan tidak perlu mengganti kode seperti di WordPress.

Fitur Wix vs WordPress

If you’re building a website with conventional features, you’ll probably find Wix offers everything you need. If you need unconventional features, you’ll probably be able to find a WordPress theme or plugin that supports it.

Jika kamu hanya membuat website dengan fitur standar, kamu dapat menggunakan Wix. Namun jika kamu menginginkan website dengan fitur yang lebih lengkap bahkan tidak umum,  mungkin WordPress lebih tepat untukmu.

Contohnya, jika kamu menginginkan adanya galeri foto di website-mu, Wix punya beragam pilihan galeri foto untuk kamu terapkan. Tetapi jika kamu ingin galeri foto yang dapat di-scroll secara horizontal kanan ke kiri mungkin kamu tidak dapat melakukannya di Wix. Sedangkan WordPress menawarkan hal tersebut melalui berbagai plugin yang bisa kamu tambahkan.

Kelebihan utama dari WordPress adalah keberagaman ekosistem dengan 55.000 lebih plugins dan 12.000 lebih tema. Jadi kemungkinan kamu menemukan berbagai fitur yang kamu butuhkan untuk website-mu jauh lebih besar.

Tema Wix vs WordPress

Wix menawarkan 500 lebih tema cukup bagus untuk sebuah website builder, namun secara jumlah tidak mengalahkan WordPress yang memiliki 11.000 lebih tema.

Walaupun Wix kalah dari segi jumlah, namun kamu tidak akan menemukan tema yang harus diubah-ubah kode terlebih dahulu agar bisa kompatibel. Karena tema di Wix sudah dikurasi dengan baik.

Kustomisasi tema di WordPress dilakukan melalui Customizer, tools ini memungkinkanmu mengklik elemen untuk memunculkan opsi gaya atau menelusuri dan membuat penyesuaian gaya.

Wix memiliki pendekatan yang sama sekali berbeda. Elemen Wix dapat diambil dan dipindahkan. Elemen dapat dipilih dan kamu dapat membuat penyesuaian dengan cepat.

Harga

Sedikit sulit untuk membandingkan masalah harga Wix vs WordPress. Karena kedua platform ini menyuruhmu mengeluarkan uang dengan cara yang berbeda.

Wix menjual paket premium yang di dalamnya sudah dibundling (hosting, ecommerce, tema, apps, customer support). Paket ini bermacam-macam menyesuaikan fitur yang di dapat ketika membelinya, harganya pun bervariasi sesuai jenis paketnya.

harga wix

Sedangkan WordPress berbeda. Pada dasarnya, WordPress adalah open source dan dapat dipakai secara gratis. Memang gratis, namun kamu akan mengeluarkan uang untuk membeli tema, plugins dan hosting.

Customer Support

Wix memasukkan cutomer support melalui telepon, chat dan email di setiap paket yang ditawarkan. Bahkan di paket yang paling mahal kamu mendapatkan VIP support.

Kerna WordPress merupakan open source dan gratisan, mereka tidak memasukan customer support sebagai sebuah layanan. Namun, beberapa tema dan plugin berbayar, banyak kreator yang menawarkan support sebagai tambahan layanan mereka.

Kesimpulan

Tulisan tentang Wix vs WordPress ini bukan untuk mencari siapa pemenangnya. Seperti yang dijelaskan di atas, keduanya punya masing-masing kelebihan dan kekurangan, tinggal kamu sesuaikan saja dengan kebutuhanmu.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *