Tutorial Cara Jual NFT di Opensea

  • 4 min read
  • Jul 02, 2021
Tutorial Cara Jual NFT di Opensea

Belakangan ini ramai dibicarakan tentang NFT, kehadiran jenis token ini menambah khazanah dalam dunia cryptocurrency. Para investor jadi memiliki pilihan lain selain bermain di mata uang crypto.

Namun apa kamu sudah tahu soal Non Fungiable Token alias NFT ini?

Sebelum membahas cara jual NFT di Opensea, mari kita bahas dulu tentang apa itu NFT, agar kamu dapat kenalan sedikit lebih jauh dengan jenis token ini. Terutama bagi kamu yang masih baru dalam hal jual beli cryptocurrency.

Apa Itu NFT?

NFT adalah salah satu pilihan cryptocurrency yang berbeda dari Bitcoin, Ethereum atau mata uang kripto lainnya. NFT merupakan singkatan dari non fungiable token yaitu jenis aset digital yang tak bisa diduplikasi. NFT ini tak dapat dipakai sebagai alat tukar layaknya mata uang, namun lebih ke diperjualbelikan seperti barang dagangan atau aset fisik di dunia nyata.

Di sisi lain, mata uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya adalah token fungiable. Mereka dapat ditukar dengan mata uang lain dengan nilai sama. Sedangkan pada NFT berbeda, jika token NFT ditukar maka token yang didapat tidak sama dengan aset yang ditukar.

Mungkin agar lebih jelas kita pakai analogi dengan dunia nyata. Fungiable token (mata uang crypto) bisa ditukar seperti kita menukar Dollar Amerika dengan Rupiah. Jika kamu menukarkan 1 dolar maka kamu akan mendapatkan Rupiah senilai 1 dollar, jika harga dollar dalam rupiah adalah 10ribu maka kamu akan mendapat Rp 10.000. Lalu ketika menukar 2 dolar maka kamu akan mendapat Rp20.000. Berlaku juga sebaliknya.

Nah kalau NFT berbeda. Aset NFT ini seperti barang, contohnya kamu punya lukisan lalu kamu jual. Maka yang kamu dapat bukan lukisan yang sama nilainya, melainkan uang. Uang adalah bentuk berbeda dari lukisan, dan nilai lukisan pun relatif dan tidak dapat diukur dengan nilai uang sama, tergantung seperti apa lukisannya. Kurang lebih cara jual NFT juga bekerja seperti itu.

NFT menggunakan teknologi blockchain sama seperti mata uang kripto tadi. Teknologi blokchain membuat pelacakan kode unik NFT bisa dilakukan. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui siapa penerbit, pembeli pertama, hingga pemilik terkini dari sebuah aset digital.

Teknologi NFT tidak mencegah orang lain mempunyai salinan dari sebuah aset digital. Namun, NFT meyematkan kode unik pada aset tersebut, kode itu menjadi bukti sah kepemilikan. Cara kerjanya mirip seperti sertifikasi sebuah aset fisik.

Melihat cara kerjanya, NFT jadi pilihan cukup efektif untuk melakukan pembelian aset digital yang sifatnya collectible. Tak hanya itu, teknologi ini merupakan langkah bagus dalam upaya memberantas praktik pembajakan.

Aset Seperti Apa yang Termasuk NFT?

Aset apa saja asalkan berbasis digital bisa diperlakukan sebagai aset kripto NFT. Sebut saja Illustrasi, tulisan, meme, tweet, kartu bola, dan lain-lain sudah banyak terdaftar sebagai aset NFT.

Namun saat ini, hasil karya seni digital masih mendominasi. Berbagai macam dan jenis seni digital dapat dijumpai di marketplace khusus NFT. Marketplace-marketplace tersebut menjual aset seni digital tersebut dengan transaksi jual beli menggunakan mata uang kripto.

Selain itu, banyak produk lain yang menggunakan NFT. Contohnya adalah New York Times dan Quartz, kedua perusahaan media ini aktif menjual konten artikel dalam bentuk NFT. Kamu juga dapat menemukan konten video milik Paul Logan yang merupakan seorang youtuber dijual dalam bentuk aset NFT.

NFT ini juga dapat dimanfaatkan untuk mewakili objek fisik, seperti yang dilakukan Nike dengan produk sneaker mereka yang disebut CryptoKicks.

Bahkan, CEO Twitter, Jack Dorsey menjual cuitan pertamanya dalam bentuk NFT.

Bagaimana Cara Jual NFT?

Sekarang kita masuk ke pokok pembicaraan yaitu bagaimana cara jual NFT. Aset Crypto satu ini biasa diperjualbelikan melalui marketplace khusus NFT. Salah satu yang paling populer adalah OpenSea.

Tulisan ini akan menjelaskan cara jual NFT di OpenSea. Opensea sendiri adalah sebuah platform marketplace yang mempunyai tampilan antarmuka sederhana dan ramah pengguna sehingga memungkinkan siapa saja untuk membeli, menjual, atau membuat NFT.

OpenSea menggunakan mata uang Ethereum untuk bertransaksi. Jadi kamu harus membuat dompet crypto di blockchain Ethereum sebelum mulai berjualan NFT di OpenSea. Pada tutorial kali ini kami memakai crypto wallet MetaMask.

Oke langsung saja, inilah cara jual NFT di Opensea.

Cara Jual NFT di Opensea

Tambahakan new collection

Pada halaman depan pilih create

cara jual NFT di OpenSea

Akan tampil jendela ini, kamu harus menambahkan aset digital yang akan dijual ke dalam collection terlebih dulu. Pilih create untuk membuat new collection

Cara menjual NFT

Setelah itu, pada jendela ini pilih add new item

cara jual beli NFT

Masukan asetmu kemudian Isi data-datanya. Beri nama, deskripsi dan url yang mengarah ke informasi lain terkait aset itu. Kamu juga bisa memberikan data lain seperti nama karakter jika asetmu tersebut adalah sebuah karakter atau maskot, menambahkan level dan lain-lain.

cara jual di Opensea

Menjual aset di dalam collection

Akses kembali koleksimu dengan memilih my collection di halaman depan

menjual nft

Pilih koleksi atau aset yang akan kamu jual, kemudian di jendela ini tentukan harga, jenis penjualan dan data lainnya

cara jual nft di opensea

Kemudian akan muncul jendela seperti ini, untuk menjual aset kamu harus membayar biaya gas atau bahan bakar. Silahkan bayar sesuai harga yang tertera.

jual nft opensea

Tips tambahan saat menjual

Saat menjual NFT, kamu harus bisa memilih jenis penjualan untuk listing. Pilihan yang tersedia di antaranya harga tetap, harga menurun, dan lelang.

Untuk harga tetap dan lelang mungkin sudah jelas. Sedangakan opsi penurunan harga termasuk jenis penjualan lelang namun lebih kompetitif. Harga barang akan turun secara berkala hingga batas waktu yang kamu tentukan dan setelah melebihi batas waktu tersebut penjualan pun dihapus.

Untuk melakukan listing dan menjual aset, memang membutuhkan biaya untuk bahan bakar. Jika kamu masih baru dalam NFT, namun memiliki banyak aset untuk dijual, mungkin ada baiknya kamu menunggu sampai harga bahan bakar turun.

Kekurangan OpenSea

Namun masih ada celah dari platform marketplace OpenSea. Salah satunya adalah cukup sulit untuk menemukan NFT yang diinginkan. UI/UX di bagian pencarian yang dikategorikan rasanya butuh banyak perbaikan. Karena cukup sulit untuk menemukan item dalam kategori tertentu.

Contohnya untuk aset seni. Semua aset di kategori ini dimuat jadi satu kategori ‘art’ sedangkan banyak sekali jenis dari seni itu sendiri. Illustrasi, musik, meme dan lain-lain. Jadi butuh sedikit effort untuk mencari kategori yang lebih spesifik dari karya seni digital di Opensea.

Masalah lainnya adalah bias dalam hak cipta. Banyak materi yang mengambil unsur yang hak ciptanya dimiliki waralaba tertentu. Contoh banyak seni yang mengandung karakter dari Star Wars dan Harry Potter, gambar dan GIF animasi terkait selebriti, dan banyak lagi.

Belum bisa dipastikan apakah pemegang hak cipta sudah memberi izin NFT tersebut memakai unsur-unsur yang punya kaitan.

Namun terlepas dari kekurangan tersebut, Opensea masih menjadi marketplace yang potensial untuk digunakan dalam mengolah NFT milikmu. Cukup lebih hati-hati dan bijak saja dalam penggunaannya.

Post Terkait :

One thought on “Tutorial Cara Jual NFT di Opensea

  1. Bagaimana dengan gas fee? Apakah itu? Dan ada juga first time listing fee.

    Saya lihat kalau pilih polygon tidak ada gas fee, tapi NFT terkenal memakai jaringan ETH semua.

    Saya coba mencari di help page mereka untuk tau berapa nominal gas fee tersebut, tapi tidak menemukannya.

    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *